Himpunan Mahasiswa Hukum Islam (HMHI) menggelar kegiatan kajian islami yang diikuti oleh mahasiswa dan civitas akademika di lingkungan Fakultas Agama Islam. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Program Studi Hukum Keluarga dan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Palu dengan mengangkat tema “Kalender Hijriah Global Tunggal: Solusi Persatuan atau Sumber Perdebatan Baru?”.
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh antusias tersebut bertujuan untuk membuka ruang diskusi ilmiah mengenai pentingnya penyatuan kalender Hijriah di tengah perbedaan metode penentuan awal bulan Islam yang selama ini terjadi di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Tema ini dinilai relevan karena menyangkut pelaksanaan ibadah umat Islam seperti Ramadan, Idulfitri, dan Iduladha yang kerap mengalami perbedaan penetapan waktu.
Ketua panitia kegiatan menyampaikan bahwa kajian ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai dinamika hukum Islam kontemporer, khususnya terkait penentuan kalender Hijriah global. Menurutnya, mahasiswa hukum Islam perlu memiliki wawasan yang luas terhadap isu-isu aktual yang berkembang di tengah masyarakat.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa konsep kalender Hijriah global tunggal hadir sebagai upaya menyatukan umat Islam dalam satu sistem penanggalan yang berlaku secara internasional. Namun demikian, penerapan konsep tersebut masih menuai berbagai tanggapan karena adanya perbedaan metode hisab dan rukyat yang digunakan oleh masing-masing negara maupun organisasi Islam.
Diskusi berlangsung aktif dengan berbagai pertanyaan dan pandangan dari peserta. Sebagian peserta menilai kalender Hijriah global dapat menjadi solusi persatuan umat Islam, sementara lainnya berpendapat bahwa perbedaan pandangan fiqih berpotensi menimbulkan perdebatan baru apabila tidak disertai kesepahaman bersama.
Melalui kegiatan ini, HMHI berharap mahasiswa mampu berpikir kritis dan moderat dalam menyikapi perbedaan pendapat di kalangan umat Islam. Kajian islami tersebut juga menjadi wadah silaturahmi intelektual yang memperkuat semangat akademik dan nilai-nilai keislaman di lingkungan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Palu.



